Gerakan Basket Yang Sulit Dihentikan

Gerakan Basket Yang Sulit Dihentikan

Gerakan Basket Yang Sulit Dihentikan

Basket di Indonesia saat ini sudah semakin banyak peminatnya. Para pecinta basket suka sekali belajar gerakan-gerakan dan cara bermain dari pemain NBA. Mereka ingin menguasai gerakan pemain basket NBA yang sulit untuk dihentikan lawan.

Tak banyak pemain NBA yang memiliki signature move. Mereka yang punya signature move biasanya juga melegenda karena gerakan itu sulit dihentikan atau diantisipasi lawannya.

SKYHOOK

Signature move satu ini termasuk yang paling susah dihentikan dalam sepanjang sejarah NBA. Menariknya, Kareem Abdul-Jabbar sebenarnya bukanlah orang pertama yang melakukan gerakan ini.

Skyhook sendiri adalah bentuk pengembangan dari hook shot yang sudah dilakukan oleh pemain Lithuania, Pranas Talzunas, pada 1937. Mengapa disebut hook, karena tembakan ini dilakukan dengan satu tangan saja dan membentuk seperti pengait.

Skyhook pun bukannya ditemukan oleh Kareem. Adalah George Mikan, legenda NBA lainnya yang mulai mengembangkan tembakan ini pada pertengahan 1940-an. Ia menambahkan gerakan semi berlari dan peletakan bola yang sangat tinggi dan semakin jauh dari lawan. Tapi ketika Kareem melakukan ini, skyhook tetap menjadi senjata yang sangat mematikan.

Di masa-masanya bersama Milwaukee Bucks, salah satu komentator radio Bucks menyebut bahwa hook Kareem cukup tinggi hingga seolah bola itu jatuh dari langit. Dan di sanalah istilah skyhook semakin dikenal publik.

FADEAWAY

Kali ini signature move milik seorang guard. Yakni gerakan fadeaway dari Michael Jordan (MJ) dan Kobe Bryant. Sekali lagi, serupa dengan dua signature move dari pemain sebelumnya, baik MJ atau Kobe sebenarnya memiliki banyak senjata di arsenal mereka. Namun keduanya mengembangkan satu gerakan spesial secara detail agar lawan semakin sulit menjaga mereka.

Sesuai dengan maknanya, fadeaway sebenarnya adalah gerakan menembak dengan menjauhi ring sambil melompat. Namun, sebelum melompat, baik MJ dan Kobe biasanya akan melakukan gerakan mengecoh lawan.

Mereka biasa mengombinasikan tipuan kepala (head fake) atau body faint (gerakan pivot bagian atas tubuh). Dengan dua gerakan ini, lawan akan ketinggalan sepersekian detik atau bahkan satu langkah untuk mengikuti gerakan selanjutnya. Hasilnya, MJ dan Kobe bisa melakukan fadeaway dengan celah yang cukup.

STEP-BACK DAN DRIVE FOUL

Kali ini kita akan bahas gerakan berbahaya yang sering dilakukan James Harden. Tak hanya satu, James punya dua gerakan sekaligus yang sulit atau bahkan tidak bisa dihentikan. Gerakan tersebut adalah drive foul (penamaan ala mainbasket) dan step-back.

Sebelum membahas step-back, gerakan yang lebih berbahaya dari James adalah drive foul. Ya, mainbasket memberi nama drive foul karena saat melakukan peneterasi ke area kunci (drive), James memiliki dua tujuan, mencetak poin atau mendapatkan foul. Gerakan ini sebenarnya memiliki andil lebih besar dalam permainan James dari sekadar step-back three point-nya.

Itu dia gerakan pemain basket NBA yang bisa kamu ikuti agar sulit dihentikan oleh lawan. Pelajari konsepnya dan sering-sering berlatih ya.