Deretan Pelatih Top yang Mengalami Pemecatan di Juventus

Deretan Pelatih Top yang Mengalami Pemecatan di Juventus

Andrea Pirlo Ribut sama Presiden Juventus?

Deretan Pelatih Top yang Mengalami Pemecatan di Juventus – Seperti yang sudah kita ketahui bahwa, menjadi pelatih klub sepak bola tentu saja bukan pekerjaan yang mudah. Jika tidak bisa memberikan hasil yang bagus bisa berujung dengan pemecatan. Sejumlah pelatih klub top Eropa berada dalam ancaman pemecatan seiring performa buruk di kompetisi yang mereka jalani seperti halnya, Juventus.

Juventus merupakan klub sepak bola profesional asal Italia yang berbasis di kota Turin, Piemonte. Klub ini pertama kali berdiri pada tahun 1897 dengan nama Sport Club Juventus oleh sekelompok pelajar muda di kota Turin yang di pimpin oleh Eugenio Canfari dan saudaranya Enrico.

Musim ini Juventus harus rela kehilangan gelar Scudetto usai finish di peringkat ke-4. Tak hanya itu, mereka pun gagal total di ajang Liga Champions. Mengemban tugas melatih Juventus adalah beban yang berat karena mereka selalu memasang target yang tinggi.

Hal ini pun telah banyak memakan korban berupa pemecatan pelatih. Nama besar mereka bahkan tidak menjadi jaminan Juventus mau mempertahankannya. Beberapa nama bahkan harus di pecat sebelum genap satu musim. Berikut ini 6 pelatih yang sempat mengalami pemecatan di Juventus.

1. Carlo Ancelotti
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Sebelum sukses bersama AC Milan, Carlo Ancelotto sempat menangani Juventus pada medio 1999–2001 menggantikan Marcelo Lippi. Dua musim di sana, Ancelotti gagal mempersembahkan Scudetto dan hanya memberikan satu gelar Piala Intertoto. Raihan yang tak sesuai ekspektasi klub pun membuat dirinya di pecat dan kembali di gatikan oleh Marcelo Lippi. Ancelotti kemudian hijrah ke AC Milan dan menjalani karier yang indah di San Siro.

2. Claudio Ranieri
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Pada tahun 2007 Juventus berhasil kembali ke Serie A usai di hukum turun kasta musim sebelumnya akibat kasus Calciopoli. Claudio Ranieri di tunjuk menggantikan Didier Deschamps yang mengundurkan diri. Musim pertama Ranieri terbilang tak mengecewakan usai membawa Juventus finis di peringkat ke-3. Namun, musim selanjutnya berjalan tak sesuai rencana. Ranieri di pecat Juventus di penghujung musim 2008/2009 menyusul tujuh pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Posisinya di igantikan Ciro Ferarra ketika kompetisi hanya  menyisakan dua laga.

3. Ciro Ferrara
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Ciro Ferrara di tunjuk sebagai caretaker Juventus pada musim 2008/2009 usai Claudio Ranieri di pecat di pertengahan musim. Dia pun kemudian di permanenkan untuk musim selanjutnya. Sayangnya, Ferrara di nilai tidak mampu mendongkrak performa Juventus. Ferrara menangani Juventus hanya dalam 31 laga dengan torehan 15 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Pada Januari 2010 dia pun di pecat usai kalah dari Inter Milan di babak perempat final Coppa Italia.

4. Luigi Delneri
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Luigi Delneri menangani Juventus pada 2010 usai meraih hasil luar biasa bersama Sampdoria dengan finis di peringkat 4 besar Serie A. Sayang, Dewi Fortuna tidak mengikutinya saat menangani Bianconerri. Di musim pertamanya, Juventus harus finsi di peringkat ke-7 dan gagal tampil di kompetisi Eropa. Akibat hasil buruk tersebut, Delneri pun harus rela di pecat di akhir musim.

5. Maurizio Sarri
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Musim lalu Maurizio Sarri di tunjuk menjadi pelatih Juventus menggantikan Massimiliano Allegri. Mantan pelatih Chelsea itu hanya bertahan satu musim, padahal dia berhasil mempersembahkan Scudetto. Alasan pemecatannya terjadi karena Juventus gagal di Liga Champions. Sejak itu dia belum kembali ke lapangan hijau. Namun, kini namanya mulai di kaitkan kembali dengan beberapa klub, seperti Inter Milan dan Arsenal.

6. Andrea Pirlo
Performa Buruk, 6 Pelatih Top Juventus Ini Alami Pemecatan

Musim ini Juventus gagal mempertahankan trofi Serie A yang telah mereka kuasai selama sembilan musim terakhir. Di bawah asuhan Andrea Pirlo, Juventus hanya finis di peringkat ke-4 akhir musim. Hasil ini pun membuat mantan pemain AC Milan dan Juventus itu harus menerima pemecatan dan di gantikan oleh Massimiliano Allegri. Pirlo baru di tunjuk menjadi pelatih tim utama musim ini menggantikan Maurizio Sarri. Prestasinya pun tak buruk karena dia berhasil mempersembahkan Supercoppa Italia dan Coppa Italia musim ini.

Sebagai klub paling sukses di Serie A, tugas melatih Juventus tidaklah mudah. Mereka selalu berambisi untuk menjadi klub terbaik di Eropa. Nama besar seorang pelatih bahkan bukan sebuah jaminan Juventus akan mempertahankannya. Apalagi, jika target yang mereka harapkan tidak tercapai.