Daftar Kasus Kontroversial Team Order dalam Dunia Formula 1

Daftar Kasus Kontroversial Team Order dalam Dunia Formula 1

Smedley: Alonso was the problem for Massa at Ferrari | GRAND PRIX 247

Daftar Kasus Kontroversial Team Order dalam Dunia Formula 1 – Team order menjadi istilah yang sulit di lepaskan dari kejuaraan dunia balap mobil Formula 1. Di ajang balap Formula 1, banyak di lakukan taktik yang sering di sebut team order. Team order merupakan keputusan yang di buat tim untuk mengatur pembalapnya dalam balapan.

Team order ini di lakukan dengan meminta pembalap untuk melakukan hal tertentu untuk kepentingan tim, di mana kadang kala kepentingan pembalap bersangkutan harus di kesampingkan. Seperti misalnya, pembalap itu tak boleh menyalip rekannya atau malah ia harus memberikan tempatnya karena rekannya itu lebih berpeluang meraih juara dunia.

Namun, tak jarang keputusan beberapa tim ini menuai kontroversi dan kritik keras dari penonton. Karena mereka menganggap bahwa hal ini mengurangi keseruan balapan Formula 1. Berikut enam team order paling kontroversial sepanjang sejarah Formula 1.

1. Ralf Schumacher dan Damon Hill – GP Belgia 1998

6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Setelah terjadi beberapa kecelakaan hebat, balapan di sirkuit Spa pun dimulai kembali. Damon Hill yang membela Jordan pun langsung merangsek ke depan mengguli duo Ferrari, Michael Schumacher, dan Eddie Irvine. Kemudian Eddie Irvine mengalami kecelakaan dan membuat Ralf Schumacher naik ke posisi ketiga.

Michael Schumacher yang kini memimpin menabrak mobil David Coulthard ketika ia mencoba melewatinya. Michael pun harus keluar dari balapan. Hal ini membuat duet Jordan berada pada posisi satu dan dua.

Setelah balapan selesai kepala tim, Eddie Jordan mengatakan kepada Ralf untuk tak menyalip Hill. Padahal, ketika itu Ralf lebih cepat tiga sampai lima detik dari Hill. Eddie Jordan mengatakan hal itu agar kedua pembalapnya tak saling menyalip untuk mengunci posisi satu dua bagi Jordan.

2. Rubens Barrichello dan Michael Schumacher – GP Austria 2002
6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Insiden di GP Austria tahun 2002 ini membuat FIA mengeluarkan peraturan mengenai pelarangan team order di musim berikutnya. Saat itu, Rubens Barrichello yang tengah memimpin jalannya balapan dipaksa menyerahkan kemenangannya kepada Michael Schumacher. Keputusan itu diberikan Ferrari pada tikungan terakhir menjelang garis finis. Tak ayal, media dan penonton pun ramai mengkritik keputusan Ferrari tersebut. Padahal itu merupakan seri awal dan Schumacher tak terlalu membutuhkan kemenangan tersebut.

3. Nelson Piquet Jr dan Fernando Alonso – GP Singapura 2008
6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Pada gelaran GP Singapura tahun 2008, Renault melakukan salah satu team order paling kontroversial. Saat itu, Fernando Alonso tengah melakukan pit stop pertama pada lap 12. Dua lap berselang Nelson Piquet Jr menabrak dinding dan membuat safety car memasuki lintasan dan Alonso bisa memimpin balapan. Kenyataannya insiden itu sudah di instruksikan oleh Renault untuk memuluskan langkah Alonso memenangkan balapan. Direktur teknik Renault, Pat Symonds pun di hukum lima tahun sedangkan tim principal, Flavio Briatore di jatuhi hukuman seumur hidup. Beruntungnya Renault masih bisa melanjutkan balapan di sisa musim 2008.

4. Felipe Massa dan Fernando Alonso – GP Jerman 2010
6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Kemenangan Fernando Alonso pada GP Jerman tahun 2010 ini juga penuh kontroversi. Saat itu, Felipe Massa membiarkan Alonso melewatinya menjelang garis finis. Padahal saat itu team order telah di larang, namun Ferrari tetap melakukannya. Meskipun Ferrari sempat menyangkal, tetapi pesan melalui radio membuktikan tim asal Italia itu melakukan team order. Setelah kejadian ini FIA merasa bahwa pelarangan team order tak berdampak terlalu signifikan dan memperbolehkannya untuk musim berikutnya.

5. Mark Webber dan Sebastian Vettel – GP Malaysia 2013
6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Insiden antara sesama pembalap Red Bull pada sirkuit Sepang ini di kenal sebagai ‘Multi- 21’. Karena saat itu mobil 2(Webber) di perintahkan finis lebih dulu di banding mobil 1(Vettel). Namun, Sebastian Vettel tak mau mematuhi perintah timnya tersebut. Ia beralasan bahwa saat itu Vettel tak mendengar pesan itu. Ia kemudian berkata meskipun mendengar perintah tersebut ia akan tetap menyalip Webber karena merasa mobilnya lebih cepat. Hal ini pun sempat membuat tensi memanas di antara keduanya.

6. Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas – GP Rusia 2018
6 Team Order Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah Formula 1

Team order terakhir melibatkan Mercedes dengan dua pembalapnya, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. Saat itu, Bottas yang sedang memimpin di perintahkan timnya untuk melambat agar Hamilton dapat mendahuluinya. Alhasil, Hamilton pun finis pertama pada GP Rusia. Hal yang lebih menyakitkan bagi Bottas adalah ia tak meraih satu kemenangan pun di musim itu. Meskipun menang, Hamilton juga menyayangkan sikap Mercedes terhadap Bottas.

Team order memang sesuatu yang kontroversial, di satu sisi itu menguntungkan bagi tim. Sebaliknya bagi penonton itu bukanlah sesuatu yang menarik untuk disaksikan.